SJS (Subarashii JIA’s Speakers) merupakan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dari Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA, dimana mereka mempunyai mimpi untuk menjadi para pembicara yang hebat. Selain menjadi pembicara yang hebat para Speakers (sebutan untuk anggota SJS), juga memiliki motto yaitu menjadi mahasiswa yang berguna bagi masyarakat. Semangat inilah yang mendasari SJS menjadi UKM terdepan untuk siap membantu masyarakat, maka dari itu kami para Speakers berkoordinasi dengan Komunitas Pemuda Khatulistiwa mengadakan kegiatan yang kita lakukan dengan membantu memberikan pengajaran kepada anak-anak yang kurang mampu di daerah Cileungsi. Anak-anak ini merupakan anak-anak dari keluarga pemulung yang kurang mampu, dimana diusianya yang masih sekitar 6 sampai 10 tahun, mereka harus bekerja sebagai pemulung atau pengemis disaat anak seusia mereka biasanya hanya sibuk bersekolah dan bermain saja, bahkan diantara mereka ada yang tidak mampu untuk bersekolah di sekolah formal. Untuk membantu mencerdaskan kehidupan bangsa yang berlandaskan pembukaan UUD '45, kami UKM SJS bersinergi dengan pemuda KPK di lentera mengajar untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak tersebut. Kegiatan ini sebagai bentuk realisasi dari motto SJS yaitu menjadi mahasiswa yang berguna bagi masyarakat. Kegiatan yang kami lakukan adalah memberikan pengajaran berupa membaca, menulis dan menghitung serta sedikit mengenalkan bahasa inggris kepada anak-anak di Rumah Ilmu, Cileungsi. Selain itu, kami juga memberikan bingkisan berupa alat tulis dan keperluan belajar untuk anak-anak tersebut. Dengan harapan apa yang kami lakukan bisa menjadi pembangkit semangat bagi UKM lainnya agar bisa melakukan kegiatan serupa seperti ini sehingga banyak mahasiswa yang peduli pada kehidupan masyarakat sekitarnya.

(Pemberian goodie bag untuk anak anak pemulung dari SJS STBA JIA)

(Pembelajaran di Rumah Ilmu oleh anggota SJS)

KPK (Komunitas Pemuda Khatulistiwa) adalah sebuah kumpulan pemuda-pemudi yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Mereka mendedikasikan sebagian waktu libur mereka untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak pemulung berusia 6 sampai 10 tahun. Anak-anak tersebut memiliki kehidupan yang kurang beruntung, karena selain harus sekolah mereka juga harus memulung setiap harinya bahkan ada yang sampai dipaksa untuk mengemis, diantara anak-anak ini pun ada yang tidak bisa mengenyam pendidikan secara formal dikarenakan keterbatasan dana. Disetiap hari minggu, para pemuda KPK melakukan pembelajaran untuk anak-anak tersebut di rumah ilmu yang bertempat di Cileungsi. Mereka  selalu memberikan pengajaran yang terkait kegiatan belajar anak-anak di sekolahya seperti belajar membaca, menulis dan menghitung, selain itu mereka juga diberikan tambahan pelajaran bahasa inggris juga kesenian agar memiliki kemampuan yang sama dengan sekolah formal lainnya.

Melihat antusias pemuda yang begitu bersemangat dalam memberikan pengabdiannya kepada anak-anak, segenap dosen STBA JIA, tergugah hatinya untuk melakukan sinergi bersama komunitas pemuda  khatulistiwa, dalam hal ini para dosen STBA JIA memberikan pelatihan kepada para pemuda KPK tentang metode pembelajaran yang baik untuk anak-anak dalam mata pelajaran bahasa inggris, agar kelak para pemuda KPK ini bisa memberikan pengajaran yang terbaik dan bagus untuk anak-anak pemulung nantinya. Kegiatan ini dikemas dalam sebuah seminar mini, namun dikemas dalam suasana yang santai agar suasana kekeluargaan bisa tercipta diantara dua generasi ini. Seminar yang disajikan berjudul Pelatihan Bahasa Inggris kepada Para Pengajar Komunitas Pemuda Khatulistiwa dengan tema "Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Metode RAFT (Role Audience Format Technique)". kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2019 sebagai bentuk pengabdian dosen bagi masyarakat sekitar.

(Bapak Elsan Arvian, SS., M.Hum. yang tengah memberikan materi pengajaran kepada anak pemulung yang tinggal di Rumah Singgah Darussalam)

(Ibu Ade Surista, M.Pd. dan Ibu Yeni Noryatin, SS., M.Hum. yang tengah menjelaskan metode RAFT kepada para pemuda khatulistiwa)

Page 2 of 6

JIA Language Center

Yayasan Pendidikan JIA didirikan pada saat Indonesia merayakan Indonesia Emas, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1995. YP JIA bertujuan membantu bangsa Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan dalam rangka menghadapi era globalisasi seperti Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA), Asean Free Trade Area (AFTA) dan ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA).

Go to top